Blog Post

7 Aplikasi Untuk Melatih Anak Belajar Programming

26

FEB 2014

7 Aplikasi Untuk Melatih Anak Belajar Programming

Sidik Hanrei | Programming , Coding , Applications , Online Tools , Technology

Kadang kita membayangkan untuk me-regenerasi kemampuan kita kepada Adik maupun Anak kita Nantinya. Tapi sangat sulit membayangkan jika kita ingin mengarahkan anak-anak untuk mempelajari pemrograman yang tidak luput dari penulisan kode program. Jangankan untuk menurunkan kemampuan pemrograman kepada anak-anak, kadang seorang Guru atau Dosen juga kesulitan untuk menyampaikan materi perkuliahan pemrograman kepada Mahasiswanya. Jadi bagaimana kita dapat menurunkan kemampuan tersebut kepada anak-anak?

Jangan takut, apapun masalah yang kita hadapi pasti selalu Ada solusi pemecahannya. Jika kita ingin mengenal karakteristik anak-anak usia dini selalu memiliki hobi yang sama, yaitu bermain. Kenapa kita tidak menggunakan cara ini untuk mengajarkan mereka sesuatu yang masih dianggap sulit bahkan mustahil.

Memang bukan cara yang mudah, tapi jika kita mencoba merubah sudut pandang bahwa Programmer bukan hanya seorang (biasanya laki-laki) yang berbadan kurus, bermuka tidak terurus, dan keseharian berpandangan dengan tiga monitor yang penuh dengan jutaan baris kode program. Sekarang tidak lagi, dan kita harus optimis bisa mengajarkan anak-anak kemampuan pemrograman sejak berusia dini tepatnya setelah mereka bisa membaca.

Sebelum kita mulai menerapkan hal yang cukup sulit ini kepada Anak, sebaiknya kita merubah sudut pandang kita dan konsentrasi kepada hasil akhir nya tanpa mengkhawatirkan hal-hal berikut ini :

  1. Siswa sekolah dasar tidak mampu belajar kode pemrograman.
  2. Kurikulum yang belum diterapkan pada tingkat Sekolah Dasar.
  3. Sebagai orang tua, kita tidak memiliki kemampuan memadai untuk mengajari Anak / Adik Anda teknik pemrograman.

Optimis untuk melatih kemampuan pemrograman pada anak

Mari kita hilangkan kekhawatiran tersebut!

Berikut ini ada beberapa Aplikasi yang dapat Anda gunakan untuk mengajarkan teknik pemrograman sederhana. Aplikasi ini dapat digunakan jika Anak sudah bisa membaca dan memiliki dasar-dasar pemikiran dan perencanaan dalam membangun sebuah rancang bangun (sayangnya masih tersedia dalam bahasa inggris).

Aplikasi ini dibuat layaknya permainan sehingga anak mampu mempelajarinya tanpa perlu kemampuan pemrograman, dan aplikasi ini merupakan aplikasi yang dapat digunakan secara gratis tapi juga ada beberapa yang berbayar (tidak mahal).

Urutan aplikasi ini bukan berdasarkan aplikasi termudah atau aplikasi terbaik. Tapi di urutkan secara acak.


1. GameStar Mechanic

GameStar Mechanic - Belajar Merancang Video Games

Platform : Web
Biaya : $2 per siswa

GameStar Mechanic adalah sebuah website yang dapat digunakan untuk mengajarkan Anak-anak untuk membuat Video Game. Akan terasa Optimal jika kita kenalkan kepada Anak yang berusia 7-14 tahun.

Mereka akan dipandu untuk menyelesaikan materi pembelajaran dengan Quests seperti dalam permainan sehingga mereka dapat dengan mudah menyelesaikan Video Game buatan mereka sendiri itu. Hal positif dan pola pikir yang akan terbentuk adalah Anak dapat berpikir secara kritis untuk menyelesaikan suatu permasalahan (layaknya programmer expert).

Intro GameStar Mechanic


2. Scratch

Scratch - Cara kreatif untuk belajar pemrograman

Platform : Web
Biaya : Gratis

Scratch adalah salah satu website yang juga menawarkan metode pengajaran programming kepada anak-anak khususnya yang berusia 8 hingga 16 tahun.

Awalnya untuk dapat menggunakan pembelajaran yang ada di Scratch, kita harus mendownload multi-platform-nya sekarang Scratch sudah berbasis web sehingga lebih mudah digunakan.

Aplikasi ini mengajarkan kepada anak untuk membuat bahasa pemrograman visual yang telah disediakan pilihannya dan memasukkannya kedalam area kerja (workspace) untuk membuat animasi sprite. Macam-macam pilihan tersebut dapat men-trigger loops, create variables, initiate interactivity, play sounds, dan lain sebagainya.

Untuk para pembimbing atau orang tua, tersedia banyak artikel yang berisi pemahaman dasar untuk membantu Anda menyiapkan pembimbingan. Intinya Anda juga tidak perlu kemampuan pemrograman expert untuk berani mengenalkan Scratch.

Intro Scratch


3. Tynker

Tynker - Mengajarkan Pemrograman kepada Anak di Rumah

Platform : Web
Biaya : Gratis! (Ada pilihan Premium user juga)

Tynker bisa dikatakan adalah aplikasi yang baru, tapi aplikasi ini dapat dikatakan salah satu pilihan alternatif yang dapat Anda gunakan. Tampilannya secara garis besar hampir sama dengan Scratch, tapi jika Scratch dirancang untuk membuat program, Tynker hadir untuk mengajarkan pemrograman.

Fitur-fitur yang disediakan oleh Tynker ada beberapa macam, diantaranya pilihan Jenis Materi Pembelajaran, Classroom Management Tools, dan kasus-kasus sederhana yang telah disiapkan untuk meningkatkan cara berpikir Anak dalam mengenal pemrograman lebih jauh. Dan keunggulannya, Tynker mungkin dapat digunakan dengan mengikuti instruksi yang diberikan bahkan tanpa harus melibatkan asisten atau pendamping.


4. Move the Turtle

Move the Turtle - Aplikasi iPad untuk belajar pemrograman kepada anak

Platform : iOS (iPad and iPod)
Biaya : $2.99

Teknik pembelajaran yang ditawarkan oleh Move The Turtle adalah mempelajari prosedur pemrograman dengan cara yang menarik dan menyenangkan. Setiap Level baru yang berhasil dilewati, akan menemukan tantangan dan tingkat kesulitan yang baru pula yang diselesaikan dengan mengajarkan anak perintah-perintah yang digunakan untuk membawa Turtle mencapai bintang, membuat suara, menggambar garis, dan lain sebagainya.


5. Hopscotch

Hopscotch - melatih kemampuan pemrograman pada Anak

Platform : iPad
Biaya : Gratis!

Hopscotch terlihat memiliki tampilan yang sama dengan Scratch dan Tynker bahkan menggunakan cara yang sama yaitu klik dan drag Block pilihan kedalam area kerja tetapi hanya dapat digunakan di iPad.

Control dan karakter tidak sama halnya seperti Scratch dan Tynker, tapi Hopscotch adalah sebuah Aplikasi yang dapat digunakan untuk membantu mengenalkan teknik pemrograman kepada Anak tanpa harus memiliki dasar penulisan kode program, dan tidak harus berpengalaman dalam proses logika maupun pemecahan kasus atau masalah dalam program.


6. Daisy the Dinosaur

Daisy the Dinosaur - Melatih pemrograman sejak usia dini

Platform : iPad
Biaya : Gratis

Daisy the Dinosaur adalah juga buatan dari pembuat Hopscotch, tetapi ditujukan kepada anak yang berusia lebih muda. Interface-nya hampir sama dengan Hopscotch tetapi ditampilkan lebih sederhana agar lebih mudah dipahami. Secara garis besar hanya untuk menggerakan dinosaurus dengan menggunakan fungsi dasar, tetapi untuk Anak yang lebih muda, cara pembelajaran ini adalah pengenalan yang mudah untuk mempelajari teknik pemrograman dasar.


7. Cargo-Bot

Cargo Bot - Mengajarkan anak pemrograman sambil bermain

Platform : iPad
Biaya : Gratis!

Yang terakhir sebagai alternatif pilihan Anda adalah Cargo-Bot yang juga merupakan teknik belajar pemrograman melalui permainan sehingga anak dapat memiliki kemampuan pemrograman.

Dirancang berdasarkan Level permainan yang berbeda dan tentunya dengan tingkat kesulitan yang berbeda pula setiap levelnya, Objek utamanya adalah untuk menggerakan Kotak warna dari satu tempat ke tempat yang lain, dari kiri atau ke kanan, menjatuhkan, atau mengambil.

Aplikasi ini dirancang untuk dapat digunakan di iPad yang berbasis Pengkodean berbasis Touchscreen yang disebut dengan Codea yang merupakan bahasa pemrograman berbasis Lua.



Itulah beberapa rekomendasi yang dapat Anda gunakan untuk melatih kemampuan pemrograman kepada anak sejak usia dini.

Harapan kedepannya adalah para Developer maupun dunia pendidikan di Indonesia mampu membuat Aplikasi sejenis untuk memberdayakan kemampuan generasi pemrograman dari Indonesia.

Apakah Anda memiliki metode lain untuk mengajarkan Anak untuk melatih kemampuan pemrograman? Mari berbagi di form komentar dibawah ini.

Terima kasih.